Home / News / Dua Petugas Pajak tewas ditangan Penunggak Pajak

Dua Petugas Pajak tewas ditangan Penunggak Pajak

Sungguh malang nasib dua petugas Direktorat Jenderal Pajak Kepulauan Nias ini. Niat hati ingin menjalankan tugas untuk menyerahkan surat penyitaan aset kepada wajib pajak yang menuggak pajak hingga 14 milliar, namun naas berakhir tragis. Pengusaha penunggak pajak berinisial AL ( Agusman Lahagu ) tidak terima dengan adanya surat penyitaan tersebut dan menusuk kedua petugas pajak tersebut hingga tewas.

Selasa, 12 April 2015 Juru Sita Penagihan Pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sibolga Parado Toga Fransriano Siahaan dan Tenaga Honorer di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Gunungsitoli Sozanolo Lase datang  menemui tersangka AL di kediamannya. Oleh tersangka dua petugas pajak ini diajak ke sebuah pondok. Dan di tempat itulah kejadiaan pembunuhan  berlangsung. Awalnya di pondok tersebut pelaku meminta duduk di tengah kedua petigas pajak tersebut dan secara tiba-tiba langsung menusuk kedua korban. Korban sempat melakukan perlawanan dan mencoba lari, namun karena luka tusukan lumayan parah, kedua korban ini tidak bisa pergi jauh dan terjatuh. Disaat kedua korbanya sudah tidak berdaya, pelaku kembali melakukan aksinya melakukan penusukan hingga kedua petugas pajak ini tewas.

KRONOLOGI PEMBUNUHAN 2 PETUGAS PAJAK

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Komisaris Besar Pol Helfi Assegaf di Medan, mengatakan pihaknya mendapatkan informasi mengenai peristiwa pembunuhan yang dialami dua petugas pajak tersebut pada hari Selasa siang sekitar pukul 11.30. Tersangka AL menyerahkan diri saat iti juga dan mengakui perbuatannya. Polisi juga memeriksa sembilan orangnyang berada di lokasi atau yang mengetahui penyebab pembunuhan tersebut? Dari sembilan saksi mata yang sudah diperiksa oleh polisi, empat diantaranya sudah ditetapkan pihak kepolisian sebagai tersangka.

Direktorat Jenderal Pajak mengakui kecolongan terhadap pembunuhan ini. Harusnya petugas pajak yang melakukan penyitaan aset penunggak pajak maupun yang melakukan penagihan pajak yang bernilai di atas 1M didampingi oleh aparat kepolisian atau TNI. Oleh karena itu Direktorat jenderal Pajak sudah menjalin kerjasama dengan pihak kepolisian mengenai hal ini, agar keadian serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari.

About Admin

Check Also

Gempa 2 Maret 2016 di Mentawai 7,8 SR

Gempa bumi dengan kekuatan 7,8 Skala Richter (SR) mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Gempa bumi ini …