Home / News / Kalimat Terakhir Angesti Sistiana Sebelum Meninggal

Kalimat Terakhir Angesti Sistiana Sebelum Meninggal

Screenshot_3-1

Angesti Sistiana adalah gadis berparas cantik yang ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tanpa busana di warung milik neneknya di Desa Kadudampit, Kecamatan Cisaat, Kota Sukabumi, Jawa Barat, selama ini dikenal sebagai wanita ramah.

Gadis berusia  19 tahun itu, selalu aktif menyapa teman-temannya di media sosial. Angesti tak sungkan berbalas komentar dengan siapa saja, baik laki-laki, maupun perempuan.

Apapun kalimat yang dituliskan Angesti di akun Facebook pribadinya, selalu ramai dikomentari teman-temannya. Termasuk saat, kabar kematian Angesti menyebar. Akun Facebook dara asal Bandar Lampung itu, dibanjiri berbagai ucapan duka cita.

angesti

Berdasarkan pantauan VIVA.co.id, Angesti terakhir kali memperbarui statusnya di Facebook, yakni pada 10 Desember 2016, pukul 20.00 WIB, atau kurang dari 24 jam, sebelum ia ditemukan tak bernyawa dengan luka lebam di leher, pada Sabtu 11 Desember 2016.

Status terkahir angesti pada tanggal 10 Desember 2016

“Ramaikan lah 2b444e49” menjadi kalimat terakhir yang ditulis Angesti.

status terakhir angesti

Dibunuh karena Melawan Saat Akan Diperkosa

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Sukabumi, mengamankan seorang pria berinisial DS, sebagai terduga dalang pembunuhan Angesti Sistiana.

Kepala Satreskrim Polresta Sukabumi, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jhoni S Nugraha mengatakan, DS sudah mengakui pembunuhan yang dilakukannya. Meskipun penyidik belum menetapkan DS sebagai tersangka.

Saat diwawancarai di Markas Polresta Sukabumi, DS mengaku, awalnya tidak berniat membunuh Angesti. DS hanya ingin memperkosanya. Tapi, saat DS masuk ke dalam warung dan berusaha memperkosa, korban melawan.

“Saya sedang mabuk, karena dia melawan, saya kalap, saya cekik lehernya,” kata DS.

DS mengatakan, selama ini, dia memang jatuh hati pada Angesti. Apalagi DS tinggal di rumah yang letaknya bersebelahan dengan warung milik nenek korban, yang selama ini dijadikan tempat tinggal oleh korban.

Angesti ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tanpa busana di dalam warung, Sabtu, 11 Desember 2016. Jenazah gadis itu pertama kali ditemukan neneknya, Imah. Saat Imah akan membuka warung.

Hingga saat ini DS, masih menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polresta Sukabumi. Sementara itu, jenazah Angesti sudah dibawa ke kampung halamannya di Lampung untuk dikebumikan.

sumber : http://www.likeupdate.com/

About Admin

Check Also

Ini Kata Rio Setelah Gagal Finis Sirkuit F1 Albert Park Melbourne

Meskipun gagal untuk finis di Sirkuit Albert Park Melbourne karena mobilnya mengalami kerusakan pada as …