Home / News / Kronologi Pembunuhan Gadis Cantik Angesti Sistiani

Kronologi Pembunuhan Gadis Cantik Angesti Sistiani

angesti

Lantaran cintanya ditolak, seorang tukang bubur ayam di Sukabumi nekad membunuh gadis pujaannya. Sebelum membunuh Angesti Sistiani (20 tahun),  tersangka DD (21) berusaha memperkosa korban namun mendapat perlawanan.

Sebelum dibunuh, korban sempat dipukul di bagian lehernya dan dibekap mulutnya oleh tersangka hingga tak sadarkan diri.

Akhirnya sang gadis pun dihabisi nyawanya dengan cara dicekik. Setelah korbannya tak berdaya, pelaku mencabuli korban.  Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di Kampung Sungapan, Desa/Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/6) sekitar pukul 15.00 WIB.

Artikel Terkait :

Menurut penuturan nenek korban, Ny Sukimah (54), sore itu ia bermaksud membuka warungnya. Setelah membuka roling dor, ia masuk ke kamar tidur yang biasa digunakan oleh cucunya. Namun ketika masuk ke dalam kamar ia mendapatkan cucunya sudah tak bernyawa di atas kasur nyaris tanpa mengenakan pakaian.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat RT setempat. Pihak keluarga melaporkan kasus tersebut kepada polisi.  “Kami membawa korban ke rumah sakit dengan harapan masih bisa diselamatkan. Namun ternyata dia sudah meninggal,” kata Sukimah.

“Sebelum dibunuh, korban sempat dipukul di bagian lehernya dan dibekap mulutnya oleh tersangka hingga tak sadarkan diri. Melihat korbannya tidak sadarkan diri, pemuda ini melampiaskan nafsunya untuk mencabuli gadis yang kesehariannya menjaga warung milik orang tuanya itu,” tambahnya.

Untuk menghilangkan jejak dan mengelabui petugas, pelaku juga mencuri barang-barang yang ada di warung milik korban seperti rokok dan lain-lain.

Polisi dari Polsek kadudmpit pun melakukan penyelidikan. Tanpa mengalami kesulitan, polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan tersebut dan menangkap pelakunya DD.

Kepada polisi, tersangka warga Kampung Dusun Wage, Desa Cigarupgak, Kecamatan Ciawi Gebang, Kabupaten Kuningan, nekad membunuh gadis pujannya lantaran ditolak cintanya.

Saat kejadian pelaku mengaku mendatangi rumah korban yang tinggal bersama neneknya.   “Saya ajak dia bersetubuh namun dia menolak dan berontak. Saya kalap kemudian membekap mulut korban dengan selimut dan mencekiknya,’’ujar pelaku.

sumber : http://nasional.republika.co.id/

About Admin

Check Also

Gempa 2 Maret 2016 di Mentawai 7,8 SR

Gempa bumi dengan kekuatan 7,8 Skala Richter (SR) mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Gempa bumi ini …