Home / News / Yuyun, Bagaimana Kabarmu disana?

Yuyun, Bagaimana Kabarmu disana?

pembu

   Kekerasan seksual sekarang menjadi kejahatan yang luar biasa di Indonesia. Sudah tidak terhitung lagi sudah berapa kali kekerasan seksual yang terjadi di Negeri ini. Bahkan tiap tahunnya jumlah kasusnya terus bertambah, seolah tidak ada matinya. Mungkin gaun injaran yang diterima oleh pelaku kejahatan seksual tidak seberat tindakan yang mereka lakukan. Sehingga tidak ada efek jeranya bagi mereka dan tidak membuat takut calon pelaku kejahatan seksual lainnya.

                Hingga sebuah tindakan kejahatan seksual lainnya terjadi di sebuah desa kecil di Bengkulu bernama rejang lebong. kali ini menimpa seorang gadis kecil dari keluarga sederhana. Gadis yang sedang merajut masa depannya ini direnggut kehormatan dan masa depannya secara sadis. Gadis itu bernama Yuyun, yang diperkosa dan dibunuh secara keji oleh 14 orang yang tidak bermoral. Bahkan 7 dari 14 pelaku masih dikategorikan anak di bawah umur. Sungguh dilema bagi negeri, dimana penerus bangsa ini sudah rusak moralnya dari kecil. Dan pengadilanpun mengalami dilemma besar, ketika tuntutan 10 tahun kurungan untuk para pelaku dianggap terlalu ringan bagi keluarga korban maupun masyarakat. Gelombang masyarakat yang menuntut keadilan untuk yuyunpun terus mengalir dan mendesak pemerintah untuk merevisi undang-undang perlindungan anak.

                Di saat yang bersamaanpun tindak kejahatan seksual yang serupa terus menyeruak kepermukaan. Hingga menambah geram masyarakat dan tuntutan kebiri bagi para pelaku kejahatan seksualpun semakin nyaring disuarakan. Media masa pun terus memberitakan tindak kejahatan yang satu ini. Akhirnya Pemerintah pun tergerak untuk mengambil tindakan secepatnya. Karena masyarakat sudah tidak mau menunggu korban lainnya berjatuhan lagi dan tersangkanya hanya mendapatkan hukuman ringan untuk perbuatannya.

                Akhirnya, kisah malang yuyun mampu membuka banyak mata orang di negeri ini, bahwa tindak kejahatan seksual bukannya tindak kejahatan yang bisa dipandang sebelah mata. Genderang perang melawan kejahatan seksual sudah dibunyikan dan masyarakat diingatkan untuk siaga menjaga anak-anak mereka. Cukup 1 yuyun yang menjadi korban kejahatan seksual yang begitu keji di Negeri ini, jangan sampai ada yuyun-yuyun lainnya lagi. Karena 1 yuyun saja sudah meninggalkan rasa berduka yang begitu dalam bagi masyarakat di Negeri ini

About Admin

Check Also

Gempa 2 Maret 2016 di Mentawai 7,8 SR

Gempa bumi dengan kekuatan 7,8 Skala Richter (SR) mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Gempa bumi ini …